ULAMA PUN MEMPELAJARI ADAB

Selanjutnya, Imam Ibnul Jamaah –rahimahullah- melanjutkan tulisannya dalam kitab _Tadzkiratus Sami’ wal Mutakallim fi Adabil ‘Alim wal Mutakallim_dengan membawakan beberapa ucapan ulama salaf tentang pentingnya mempelajari adab:

1. Al Imam Muhammad bin Sirin –rahimahullah berkata:
Para ulama terdahulu, mereka belajar adab sebagaimana mereka belajar ilmu.

Hal ini selaras dengan penjelasan Al Imam Ibnu Mubarak –rahimahullah- :
Dahulu mereka (sahabat dan tabi’in) mempelajari adab sebelum ilmu.” (Ghoyatun Nihayah; 1/446)

Senada yang dinasehatkan Al Imam Malik –rahimahullah- saat beliau berkata:
Wahai anak saudaraku, pelajarilah adab sebelum kalian mempelajari ilmu.” (Hilyatul aulia’ 6/330).

2. Al Imam Hasan Al Bashri –rahimahullah- berkata:
Salah seorang diantara kita melakukan safar bertahun tahun untuk memiliki adab yang mulia.

Al Imam Ibnu Mubarak –rahimahullah- suatu saat ditanya: “engkau mau kemana?” Beliau menjawab: “ke bashrah.” Lalu kembali Imam Mubarak –rahimahullah ditanya; ”Siapa yang hendak engkau temui?” Beliau –rahimahullah menjawab: “Ibnu ‘Aun, saya ingin mengambil akhlak dan adabnya.” (Al Adabus Syar’iyyah; 2/149)

Jika ulama saja butuh safar dengan waktu bertahun-tahun, bagaimana dengan kita jika tidak memulainya?

3. Al Imam Sufyan bin ‘Uyainah –rahimahullah berkata:
Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam adalah parameter terbesar dan segala aspek mengacu kepada beliau, baik dari sisi akhlak, biografi dan kehidupan beliau. Barangsiapa yang sesuai dengan Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, maka dia di atas kebenaran, dan barangsiapa yang menyelisihi beliau, maka dia di atas kebatilan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *