SESUNGGUHNYA ALLAH DAN MALAIKAT-MALAIKAT-NYA BERSHALAWAT UNTUK NABI. HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, BERSHALAWATLAH…

Ketika kita bershalawat kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, maka kita sedang meminta agar ALLAH Ta’ala memuji Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di hadapan para malaikat sebagai simbol kasih sayang ALLAH Ta’ala kepada Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. (Jalaaul Afham; 78)

Adapun salam, kita mendoakan agar ALLAH Ta’ala memberikan keselamatan kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Lalu pertanyaannya; “Akankah Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam butuh shalawat dari kita?”

Jawabnya, Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak butuh, namun kita diperintahkan oleh Allah Ta’ala untuk beradab kepada sang Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan bershalawat sebagaimana dalam firman-Nya:


“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS: Al Ahzab: 56)

Shalawat adalah adab. Kita sudah diberikan berbagai macam kebaikan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam agar diselamatkan ALLAH Ta’ala di dunia dan akhirat. Tunaikanlah hak Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, dan salah satu hak Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam adalah bershalawat dan mengucapkan salam kepada Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Itulah makna shalawat untuk Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Adapun untuk kita, makna shalawat bagi kita adalah rahmat. (Fathul Baari; 11/156).

Para ulama mengatakan bahwa akan disebutkan juga di hadapan malaikat. Inilah alasannya kenapa Imam Ibnu Jama’ah -rahimahullah- dan ulama yang lain semangat untuk bershalawat karena mereka ingin agar mereka dirahmati oleh ALLAH Ta’ala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *